masukkan script iklan disini
Mahasiswa HKI UIN GUSDUR Pekalongan Gelar “Semarak Ramadhan” di Desa Pamutih
PEKALONGAN – Bulan suci ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat muslim dimana pahala kebaikan pada bulan tersebut dilipatgandakan, sehingga umat muslim berlomba-lomba menebar kebaikan pada bulan ramadhan. Bulan ramadhan juga sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan keikhlasan, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Sehubungan dengan hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) menyelenggarakan kegiatan Semarak Ramadhan di Desa Pamutih, Kec. Ulujami, Kab Pemalang pada hari Jum’at-Minggu (06-08/03/26).
Memilih Desa Pamutih dikarenakan letaknya yang strategis dan juga penyampaian ilmu-ilmu ke-HKI-an yang dibawakan ketua pelaksana sangat krusial dengan kondisi desa tersebut. Kegiatan Semarak Ramadhan merupakan program kerja tahunan dari Departemen Kajian Keislaman, yang mana pada tahun ini mengusung tema “Menebar Ilmu, Merawat Lingkungan, Membangun Kepedulian Sosial dalam Bulan Ramadhan.” Tema tersebut direalisasikan melalui kegiatan pengajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Desa Pamutih, kegiatan bersih desa, kegiatan penyuluhan hukum dengan tema membangun keluarga harmonis, dan pada rangkaian kegiatan semarak ramadhan kali ini juga bertepatan dengan peringatan malam nuzulul qur’an. Maka, pada malam tersebut HMPS HKI menyelenggarakan pengajian umum di masjid An-Nur yang turut disertai kegiatan santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan santunan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pihak LAZISNU serta pemerintah desa setempat dalam proses penyalurannya.
Realisasi dari tema yang diambil juga mewujudkan peran mahasiswa Hukum Keluarga Islam dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian terhadap masyarakat. Selain itu juga, meningkatkan branding Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui tema yang dibawakan saat pengajaran SMA yakni tentang bahaya pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur. Tidak hanya meningkatkan branding. Namun juga memberikan sosialisasi dan juga dampak buruk pernikahan dini pada siswa-siswi dalam rangka mengurangi angka pernikahan usia dini.
Pewarta : Falikhatul Ikroma
Designer : Komdigi
Editor : Saiful Mustaqim
Foto : Amy Yuniarti


