Official website of Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid

  • Jelajahi

    Copyright © HMPS HKI UIN GUSDUR
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    https://hmpshkiuingusdur.blogspot.com/2021/12/pengertian-asas-asas-dan-unsur-unsur-hukum-pidana.html

    Menu Bawah

    Kunjungan KKL UIN Gusdur di Badilag Jakarta: Mengulik Tantangan Pelayanan Publik hingga Berburu Peluang Karier Hakim

    HMPSHKI UINGUSDUR Pekalongan
    25 Jun 2026, Juni 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T12:14:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kunjungan KKL UIN Gusdur di Badilag Jakarta: Mengulik Tantangan Pelayanan Publik hingga Berburu Peluang Karier Hakim

    Kunjungan Badilag


    JAKARTA – Mahasiswa Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan sukses menggelar kegiatan Domestic Student Mobility (DSM) lewat kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI di Jakarta. 

    Mengusung tema “Kewenangan Ditjen Badan Peradilan Agama Dan Tantangannya Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat”, acara ini dikemas secara interaktif dan edukatif. 

    Sesi Pembuka

    Acara dimulai dengan penuh khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan Hymne Badilag serta Hymne UIN K.H. Abdurrahman Wahid. Setelah rentetan sambutan selesai, Wakil Dekan Fakultas Syariah UIN Gusdur secara resmi menyampaikan maksud dan tujuan dari program DSM ini kepada pihak Badilag. 


    Sesi pembukaan



    Dinamika Kampus dan Program Prioritas 2026

    Memasuki sesi materi, suasana hangat langsung terasa ketika Bapak Arief Hidayat (Sesditjen Badilag/Plt) naik ke panggung. Beliau mengawali pemaparannya dengan memberikan motivasi seputar dinamika kehidupan kampus kepada para mahasiswa. 

    Tidak sekadar memberi motivasi, Bapak Arief juga membedah tugas pokok Ditjen Badilag dalam membantu Sekretaris Mahkamah Agung RI untuk merumuskan kebijakan serta standardisasi teknis di lingkungan Peradilan Agama. Beliau membeberkan 5 rencana program prioritas Badilag untuk tahun 2026, yaitu: 

    1. Penguatan Integritas dan Akuntabilitas 

    2. Penguatan Kualitas Layanan Pengadilan 

    3. Penguatan Kelembagaan 

    4. Penguatan Kualitas SDM 

    5. Penguatan Teknologi Informasi 

    "Program-program ini diharapkan mampu mewujudkan peradilan agama sebagai instrumen penegak keadilan Nusantara yang berwibawa, berintegritas tinggi, sekaligus adaptif dengan perkembangan teknologi," ujar Bapak Arief. 

    Mengupas Kewenangan dan Realita Beban Kerja Hakim

    Mahasiswa juga diajak mendalami aspek hukum lewat Pasal 49 UU Nomor 3 Tahun 2006. Berdasarkan undang-undang tersebut, Peradilan Agama berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama bagi masyarakat beragama Islam. Perkara yang ditangani mencakup bidang perkawinan, waris, wasiat, wakaf, zakat, infaq, shadaqah, hingga ekonomi syariah. Beliau juga mengulas sedikit tentang keistimewaan Peradilan Daerah Aceh yang kental dengan prinsip hukum Islamnya. 

    Di balik tugas mulia tersebut, Bapak Arief blak-blakan mengenai potret realita dunia peradilan saat ini. Badilag mencatat total satuan kerja (Satker) di seluruh Indonesia mencapai 446 Satker (34 di Aceh dan 412 di daerah lain). Namun, jumlah tersebut belum sebanding dengan kuantitas SDM yang ada. 

    Per 2 Juni 2026, tercatat ada 130.545 perkara dengan total beban kerja mencapai 647.590 perkara. Sementara itu, jumlah hakim yang tersedia saat ini baru 2.881 orang. Berdasarkan analisis, kuota ideal hakim berada di angka 7.849 orang, yang berarti Indonesia masih kekurangan sekitar 4.968 hakim. 

    Modernisasi Lewat E-Court

    Meski menghadapi tantangan SDM, Badilag membuktikan diri tetap adaptif terhadap zaman lewat sistem e-court (administrasi perkara dan persidangan elektronik). Sistem yang dirintis sejak tahun 2018 (Perma No. 3 Tahun 2018) ini terus dikembangkan melalui Perma No. 1 Tahun 2019 hingga tahap lanjut pada Perma No. 7 Tahun 2022 sebagai wujud nyata pemanfaatan teknologi di dunia hukum. 

    Peluang Emas untuk Mahasiswa Hukum

    Melihat besarnya angka kekurangan tenaga hakim, Bapak Arief menantang sekaligus mengajak mahasiswa UIN Gusdur untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Ditjen Badilag di masa depan. Beliau menekankan bahwa meski tanggung jawab dan tantangannya berat, kompensasi serta fasilitas yang diberikan negara sangatlah setimpal. 

    Sebelum acara berakhir, antusiasme mahasiswa memuncak pada sesi tanya jawab. Tiga penanya beruntung sukses membawa pulang merchandise eksklusif berupa buku karya Bapak Arief Hidayat sendiri. 

    Kunjungan KKL ini pun ditutup manis dengan sebuah pesan mendalam dari Bapak Arief:

    "Sesungguhnya musuh terbesar bukan lawan tanding, tetapi diri sendiri." 

    Penyerahan Hadiah

    Disusun oleh Kelompok 3 Domestic Student Mobility Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan:                                  
    1. Siska Fitri Yani 10124070
    2. Elfa Farah 10124073
    3. Maghfuroh Assyahra 10124076
    4. Aisyah Ayuningtyas 10124077
    5. Dhiya Fitri Amelia 10124078
    6. ‎Shela Widya 10124081
    7. Selvi Meliaulladiya 10124082
    8. ‎Nilna Mihatillah 10124083
    9. Rosa Diana 10124086
    10. ‎Muhammad Danny Akbar 10124089
    11. ‎Arzenda Paradeva 10124090
    12. ‎M. Akmal Syahrullah 10124091
    13. ‎M. Ziyan Qurraihan 10124095
    14. ‎M. Sabiqul Khoir 10124098
    15. ‎M. Adib Khasani 10124099
    16. ‎Muhammad Abid Maulid 10124104
    17. ‎Zuhda Haqiqi 10124107
    18. ‎Khisnul Munji 10124110
    19. ‎Egil Maulana Isyaqi 10124113
    20. Dwi Hanafi 10124114
    21.  M. Umar Hamzah 10124115
    22. ‎Muhammad Ghion Mughni 10124118
    23. ‎M. Dzulqornain 10124120
    24. Lukni Maulana 10124121
    25. ‎Alim Murtopo 10124124
    26. ‎Muhammad Sahrul Hatami 10124127
    27. ‎Aslikhati Islamiyah 10124087
    28. ‎Anin Aulia Priyanti 10124092
    29. Rakhma Aprilia 10124093
    30. ‎Ifna Shil Shilia 10124094
    31. Rana Amanah Durrotun Nafisah 10124096
    32. ‎Putri Rizqia Maghfiroh 10124097
    33. ‎Widya Kharisda Zahra 10124100
    34. Aula Rahmadina 10124102
    35. ‎Alya Rahmatika 10124103
    36. Isna Maria Nabila 10124105
    37.  Himatussaniyah 10124112
    38.  Sabrina Agutiana 10124116

    Editor: Isna Maria Nabila
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    HMPSHKI Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan