Official website of Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid

  • Jelajahi

    Copyright © HMPS HKI UIN GUSDUR
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    https://hmpshkiuingusdur.blogspot.com/2021/12/pengertian-asas-asas-dan-unsur-unsur-hukum-pidana.html

    Menu Bawah

    Postingan Populer

    KKL UIN Gusdur: Dari Dinginnya Kawah Putih hingga Berburu Sejarah di Asia-Afrika

    HMPSHKI UINGUSDUR Pekalongan
    26 Jun 2026, Juni 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T12:14:46Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANDUNG – Setelah sukses melakukan kunjungan formal ke lembaga negara seperti Badilag dan Kemenag di Jakarta, mahasiswa Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan berganti suasana. Memasuki hari ketiga program Domestic Student Mobility (DSM), agenda penuh diisi dengan kegiatan rekreasi dan pariwisata menyusuri sudut-sudut ikonis di Bandung, Jawa Barat. 

    Rombongan bertolak dari hotel di Jakarta sejak pukul 09.00 WIB menuju destinasi pertama di wilayah Bandung. Hari Ketiga KKL UIN Gusdur: Dari Dinginnya Kawah Putih hingga Berburu Sejarah di Asia-Afrika berikut adalah keseruan perjalanan refreshing para mahasiswa UIN Gusdur: 

    1. Menembus Kabut dan Belerang di Kawah Putih

    Perjalanan menuju Kawah Putih menyajikan tantangan tersendiri dengan medan pegunungan yang cukup curam. Karena jalur yang sempit tidak memungkinkan untuk dilewati bus besar, rombongan mahasiswa musti transit di gerbang utama dan menyewa 'ontang-anting'—angkot modifikasi khas kawasan setempat—untuk bisa naik sampai ke bibir kawah. 

    Sesampainya di area utama, mahasiswa disambut pemandangan luar biasa yang melampaui ekspektasi. 

    "Kami kira kawahnya hanya lubang raksasa biasa dengan air belerang mendidih, ternyata sangat luas bak danau hijau toska berbalut tebing dan pepohonan mati yang estetik," ujar salah satu peserta KKL


    Wisata Kawah Putih


    Kawasan seluas 5 hektare ini ternyata juga magnet bagi turis internasional. Rombongan sempat berinteraksi langsung dengan beberapa wisatawan asing dari Australia, Cina, dan Korea. Mengingat kadar belerang yang tinggi, para mahasiswa wajib mengenakan masker dan dibatasi maksimal 15 menit di area kawah demi faktor kesehatan pernapasan. Waktu yang singkat tersebut dimanfaatkan dengan maksimal untuk berfoto ria. 

    2. Mengagumi Karya Maestro di NuArt Sculpture Park

    Destinasi kedua berlanjut ke NuArt Sculpture Park, sebuah galeri seni dan museum patung legendaris milik maestro seniman Indonesia, I Nyoman Nuarta. Tempat ini memadukan konsep pelestarian alam yang rindang dengan ruang pameran seni yang modern. 

    Di dalam gedung galeri lantai 2 dan 3, mahasiswa disuguhi berbagai replika mahakarya I Nyoman Nuarta, mulai dari patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali hingga rancangan arsitektur Istana Kota Nusantara (IKN). Ciri khas material logam tembaga dengan efek tembus pandang membuat karya-karya di sini terasa hidup. 

    Tidak sekadar estetika, karya-karya yang dipajang sarat akan makna filosofis kehidupan. Salah satu yang paling menarik perhatian mahasiswa hukum UIN Gusdur adalah patung ikonik bernama "Dewi Zalim", yang mengkritik realita sistem hukum agar tidak sekadar menjadi alat politik melainkan murni penegak keadilan.


     Patung Dewi Zalim-NuArt Sculpture Park



    3. City Tour Tempo Dulu: Alun-Alun Bandung hingga Jalan Asia-Afrika

    Kunjungan KKL hari ketiga ditutup dengan menikmati suasana sore dan malam di kawasan bersejarah Jalan Asia-Afrika dan Alun-Alun Bandung. Kawasan ini menawarkan perpaduan apik antara arsitektur kolonial vintage, ruang publik yang hidup, dan sejarah dunia. 

    Beberapa titik yang dilewati dan dinikmati oleh rombongan antara lain:

    • Gedung Merdeka & Museum KAA: Tempat bersejarah saksi bisu Konferensi Asia Afrika tahun 1955. 

    • Tugu Titik Nol Kilometer: Markah sejarah awal mula pembangunan Kota Kembang oleh pemerintah kolonial. 

    • Alun-Alun & Masjid Raya Bandung: Tempat santai menikmati hamparan rumput sintetis luas tepat di depan masjid. 

    • Kawasan Jalan Braga: Lorong waktu yang menghubungkan langsung ke suasana kafe vintage tempo dulu. 

    Suasana makin semarak dengan kehadiran puluhan cosplayer berkostum unik, mulai dari karakter hantu hingga superhero, yang berjejer di sepanjang trotoar berlampu antik siap melayani ajakan foto bersama para mahasiswa. Perjalanan pariwisata satu hari penuh ini sukses menyegarkan pikiran mahasiswa setelah sebelumnya fokus menimba ilmu formal di ibu kota. 


    Gedung Suara Merdeka - Jl. Braga

    Disusun oleh Kelompok 3 Domestic Student Mobility Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan:                                 
    1. Siska Fitri Yani 10124070
    2. Elfa Farah 10124073
    3. Maghfuroh Assyahra 10124076
    4. Aisyah Ayuningtyas 10124077
    5. Dhiya Fitri Amelia 10124078
    6. ‎Shela Widya 10124081
    7. Selvi Meliaulladiya 10124082
    8. ‎Nilna Mihatillah 10124083
    9. Rosa Diana 10124086
    10. ‎Muhammad Danny Akbar 10124089
    11. ‎Arzenda Paradeva 10124090
    12. ‎M. Akmal Syahrullah 10124091
    13. ‎M. Ziyan Qurraihan 10124095
    14. ‎M. Sabiqul Khoir 10124098
    15. ‎M. Adib Khasani 10124099
    16. ‎Muhammad Abid Maulid 10124104
    17. ‎Zuhda Haqiqi 10124107
    18. ‎Khisnul Munji 10124110
    19. ‎Egil Maulana Isyaqi 10124113
    20. Dwi Hanafi 10124114
    21.  M. Umar Hamzah 10124115
    22. ‎Muhammad Ghion Mughni 10124118
    23. ‎M. Dzulqornain 10124120
    24. Lukni Maulana 10124121
    25. ‎Alim Murtopo 10124124
    26. ‎Muhammad Sahrul Hatami 10124127
    27. ‎Aslikhati Islamiyah 10124087
    28. ‎Anin Aulia Priyanti 10124092
    29. Rakhma Aprilia 10124093
    30. ‎Ifna Shil Shilia 10124094
    31. Rana Amanah Durrotun Nafisah 10124096
    32. ‎Putri Rizqia Maghfiroh 10124097
    33. ‎Widya Kharisda Zahra 10124100
    34. Aula Rahmadina 10124102
    35. ‎Alya Rahmatika 10124103
    36. Isna Maria Nabila 10124105
    37.  Himatussaniyah 10124112
    38.  Sabrina Agutiana 10124116


    Editor: Isna Maria Nabila
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    HMPSHKI Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

    HMPSHKI UINGSUDR

    +