masukkan script iklan disini
Oleh: Risalatul Khikmah
Di bumi yang seluas ini
Aku jatuh cinta pada birunya sagara
Namun tidak pernah sebesar cinta pada dikara
Nayanika telah membuatku buta
Tapi, aku terlalu pengecut untuk merajut asa dengannya
Karena katanya, banyak mata yang juga menatapmu indah
Lalu apakah aku harus menyerah?
Takdir telah menjatuhkanku pada luka
Tepatnya pada pintu hatimu yang tak pernah kau buka
Entah karena luka lama
Atau pujaan hatimu itu sudah menyapa?
Saat sang arutala datang
aku selalu bertanya
Apa ketidakmungkinan itu benar adanya?
Hingga akhirnya aku hanya bisa meratap dalam atma
Teruntuk tuan sang pemilik nayanika
Beribu kata dalam aksara,
Tak akan pernah sebanding dengan dikara mu
Namun nama mu abadi dalam aksara cinta
Apakah mengagumi manusia seindah kamu harus terus merasakan lara?
Karena setiap aku melihatmu,
Rasanya semesta ingin menenggelamkanku dalam asa
Yang tak pernah menjadi nyata
Pudar senyumku
Saat mengetahui bahwa atma yang aku cintai
Sedang mencintai yang lain
Kepada dikara yang lengkara untuk gadis sederhana
Editor: Tim Riset & Keilmuan


