Official website of Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid

  • Jelajahi

    Copyright © HMPS HKI UIN GUSDUR
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    https://hmpshkiuingusdur.blogspot.com/2021/12/pengertian-asas-asas-dan-unsur-unsur-hukum-pidana.html

    Menu Bawah

    5 Tanda Kamu Beban Tugas Kelompok, Kamu Termasuk yang Mana?

    HMPSHKI UINGUSDUR Pekalongan
    14 Okt 2025, Oktober 14, 2025 WIB Last Updated 2025-10-15T06:28:20Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini




    Picture by Google




    Sebagai mahasiswa, tugas kelompok pasti sudah nggak asing lagi, kan? Entah itu tugas individu atau kelompok, semuanya ada tantangannya. Ketika jadi maba, pasti kamu berpikir bahwa tugas kelompok di kuliah itu kurang lebih sama seperti di SMA. Tapi, eh, ternyata ekspektasi dan realitasnya jauh berbeda, ya! Tugas yang seharusnya dikerjakan bersama-sama dengan kontribusi penuh dari tiap anggota seringkali berakhir hanya jadi tanggung jawab sebagian orang. Akibatnya, muncul istilah "beban kelompok", yaitu mahasiswa yang cuma setor nama tanpa kontribusi nyata. Nah, kalau kamu merasa tugas kelompok sering jadi beban, berikut 5 tanda yang menunjukkan kamu termasuk "beban" atau bukan. Cek, deh! 

    1.Cuma Nongol Pas Awal dan Akhir

    Di awal, semangat banget bilang, "Yuk, bagi-bagi tugas!" Tapi setelah itu, hilang bak sinyal di gunung. Baru muncul lagi pas mendekati deadline, nanya, "Udah jadi belum, guys?" Ini nih, yang sering disebut beban kelompok. Cuma hadir saat dibutuhkan, dan nggak ikut andil selama prosesnya.

    2.Aktif di Grup Lain, Tapi Grup Tugas Sepi Kamu

    Di grup tugas, kamu sepi banget, tapi di WhatsApp kamu aktif terus update status dan cerita-cerita di grup lain. Online 24 jam, tapi nggak pernah baca chat yang ngomongin tugas. Tugas grup diserahkan ke orang lain, sementara kamu cuma nongkrong di grup lain aja. Nah, ini juga ciri-ciri beban kelompok!

    3.Sumbang Ide, Tapi Tanpa Aksi

    Sering banget muncul dengan ide-ide cemerlang, tapi bingung sendiri gimana caranya ngerjainnya. Akhirnya, kamu cuma nyerahin tugas dan minta bagian yang paling gampang, bahkan cuma minta tolong nge-print aja. Ujung-ujungnya malah nggak bantu sama sekali. Ini juga termasuk beban kelompok, loh!

     4. Selalu Alasan ‘Baru Sempet’

    Deadline udah deket, semua teman kelompok udah bekerja keras, sementara kamu santai-santai aja bilang, "Tenang, nanti malam gue kerjain." Padahal, semua udah siap-siap begadang nyatuin file. Selalu ada alasan, tapi hasilnya nggak maksimal. Nah, kalau kamu sering kayak gini, hati-hati!

    5.Minta Nama Dicantumin, Tapi Kontribusi Nol

    Ini yang paling parah, nih! Kadang ada yang suka nyeluk, "Eh, jangan lupa nama gue di cover, ya!" Padahal, kontribusinya cuma sekadar doa dan moral support doang. Hanya minta nama dicantumin di cover, tapi nggak berperan aktif dalam pengerjaan tugas. Bener-bener deh, ini salah satu tanda beban kelompok yang nyata.


    Jadi, kamu masuk yang mana nih? Atau malah semuanya? Ingat, sebagai mahasiswa, jangan sampai kamu dicap sebagai beban, malu dong sama status mahasiswa yang udah kamu banggakan. Yuk, mulai lebih aktif dan ikut berkontribusi dalam tugas kelompok!














    Penulis by Sucianti
    Editor by Departement Riset dan Keilmuan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    HMPSHKI Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

    HMPSHKI UINGSUDR

    +